Mitra Jasa Legalitas- Rumah minimalis berada dalam urutan tren konsep tipe hunian yang cukup populer di era sekarang. Hal ini karena, konsep yang digunakan lebih mengutamakan efisiensi dan fungsional setiap aspek ruangan untuk memenuhi kebutuhan pemilik. Sehingga hunian bertipe minimalis tidak jarang banyak diminati oleh para pasangan muda yang baru saja menikah.

Selain itu, budget pembangunan hunian bertipe minimalis pun cukup memerlukan dana yang relatif sedikit. Meliputi biaya desain arsitektur, interior, perabotan, warna, hingga pengaturan cahaya. Tidak seperti pembangunan untuk rumah mewah yang biasanya membutuhkan dana lebih banyak. Bahkan desain rumah minimalis selain tampak sederhana dan elegan, juga dapat memberi nilai tersendiri bagi pemilik.

Ciri-Ciri Rumah Minimalis

Di Indonesia sendiri konsep rumah minimalis kini sudah banyak digunakan dan dapat Anda temukan di pasar properti. Simple yang terlihat elegan dan nyaman untuk dihuni. Adapun ciri-ciri dari tipe konsep hunian tersebut diantaranya :

1. Memiliki Tata Ruang yang Sederhana

Ciri pertama dari bangunan hunian minimalis yang dapat Anda ketahui adalah memiliki tata ruang sederhana. Tampak polos dan bersifat efisien dengan volume ruang yang bertingkat. Bentuk dari bangunan juga tampak sederhana dengan denah lantai terbuka yang dilengkapi dinding interior minimal serta area penyimpanan.

Gaya arsitektur bangunan ini pada umumnya berbentuk geometris desain  yang tegas. Menekankan pada keleluasaan pandangan denah secara fisik seperti rumah berbentuk kotak kubus atau balok. Beratapkan datar tanpa tambahan dekorasi atau lekukan yang tidak perlu.

2. Pengoptimalan Fungsi Kaca Jendela

Ciri atau karakteristik dari rumah minimalis berikutnya yang dapat Anda ketahui terlihat melalui keintensitasan penggunaan kaca jendela. Biasanya hunian bertipe minimalis memiliki kaca jendela yang besar dan lebar, agar udara serta sinar matahari dengan mudah dapat masuk ke dalam rumah. Dampaknya tingkat kelembaban dalam rumah pun akan selalu terjaga.

Selain itu pengoptimalan fungsi kaca jendela juga akan memberi efek pencahayaan alami yang mampu memberi penekanan nilai keestetikan. Berdasarkan pantulan cahaya yang membuat siluet furniture tampak memiliki nilai estetika.

3. Minim Sekat dan Pembatas Ruangan

Adanya fungsi pengoptimalan jendela kaca tentu akan membuat rumah tidak memiliki banyak sekat atau pembatas. Sekat, pilar, atau pembatas yang pada umumnya membuat ruangan tampak semakin sempit ketika tidak diperlukan. Dimana hal itu jelas tidak sesuai dengan konsep minimalis yang mengutamakan efisiensi ruang.

Tata ruang keluarga, makan, dapur dari hunian berkonsep minimalis biasanya berada dalam satu lokasi yang hanya dipisahkan furniture. Akan tetapi, tetap memiliki space khusus atau terpisahkan secara tersendiri yang diperuntukkan untuk ruang pribadi seperti kamar tidur dan kamar mandi.

4. Penggunaan Furniture Minimalis

Konsep hunian minimalis merupakan tipe yang mempertegas setiap fungsional ruangan. Oleh karena itu, ciri dari tipe hunian minimalis pasti menggunakan furniture yang senada. Agar mengefisiensikan tempat dengan memanfaat ruang yang tersedia secara optimal. Seperti penggunaan perabot esensial seperti sofa, rak, dan meja di ruang utama.

Bentuk dari perabotan itu pun cukup relatif sedang dan tidak akan terlalu besar dengan dekorasi tertentu. Penggunaan furniture biasanya hanya untuk menonjolkan fungsi sementara sebelum tetap menggunakan space seminimal mungkin.

5. Warna Dinding dan Eksterior Sederhana

Warna dinding dan eksterior cenderung sederhana merupakan ciri atau karakteristik hunian tipe minimalis yang kelima. Dinding biasanya menggunakan warna dominan seperti putih, abu-abu, atau biru langit. Warna yang bersifat netral dan terasa adem dalam menjadi pilihan cat untuk memperkuat desain rumah.

Sementara untuk desain eksterior pun cukup sederhana dengan bentuk atau ukuran simpel seperti garis tegas tanpa dekorasi apapun. Meskipun ada juga beberapa tipe yang menggunakan lorong atau pembatas antara pintu utama dengan akses dapur. Menyesuaikan tatanan tata ruang yang tetap simpel dan efisien.

6. Struktur Bangunan dan Dinding Anti Ribet

Ciri hunian minimalis yang keenam adalah struktur bangunan dan dinding anti ribet. Poin ini masih sangat erat dengan ulasan sebelumnya di nomor lima yang sedikit membahas eksterior. Hanya saja pada struktur bangunan sedikit lebih dijelaskan lagi tentang konsep minimalis modern yang konsisten akan tercermin dari eksterior maupun interior.

Eksterior konsep minimalis akan menampilkan struktur bangunan dan dinding visual yang leluasa. Melalui ekspresi material atau tekstur yang menonjol dalam setiap karakter konsep. Baik itu berbentuk kotak secara vertikal atau horizontal.

7. Materi untuk Visual, Tekstur, dan Karakter

Perpaduan material untuk visual dan dari hunian minimalis juga menjadi ciri atau karakteristik tersendiri. Contohnya penggunaan kayu, kaca dan konkrit yang memberikan tekstur atau gaya interior minimalis khusus. Sebagai satu-kesatuan antara interior atau eksterior yang memberi kesan unik sesuai kebutuhan.

8. Adanya Taman Minimalis

Poin terakhir yang menjadi karakteristik dari sebuah hunian minimalis dalam pembahasan kali ini adalah adanya taman. Meskipun pada dasarnya luas tanah atau lokasi untuk rumah yang berkonsep minimalis tidak begitu besar. Akan tetapi, akan selalu ada tempat khusus yang biasanya dijadikan taman sebagai penyegar hunian sebagai the icing on the cake.

Delapan ciri dari rumah minimalis tersebut dapat disimpulkan jika konsep hunian yang satu ini tidak hanya menegaskan aspek konstruksi. Melainkan bagaimana caranya agar rumah terlihat elegan dan fungsional dalam memberi kenyamanan sebagai tempat tinggal.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi kami di : 0821-3250-5553

mitrajasalegalitas@gmail.com